Diposting pada :
29-05-2019
Ditulis oleh :
Pakym Surakarta
Kategori :
Pelatihan
Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Muhammadiyah Jawa Tengah menyambut baik pelatihan e-commerce kepada penghuni panti asuhan. Menurut Sekretaris MPS Muhammadiyah Jawa Tengah, Nasihin mengatakan, dari 200 panti asuhan yang ada di Jateng, beberapa di antaranya telah memiliki kegiatan usaha.
Beberapa di antaranya bergerak di bidang peternakan ayam, penggemukan sapi dan kambing, serta pengolahan makanan. "Namun banyak yang mengeluhkan kepada kami, terkendala dalam hal pemasaran dan meminta tolong kepada kami mencarikan pembelinya," jelas dia, disela-sela pelatihan e-commerce, di Panti Asuhan MuhammadiyahSemarang, Kamis (1/3/2018). Dia menjelaskan, perkembangan dunia digital yang semakin pesat masih belum tersentuh karena keterbatasannya sumber daya manusia. Sehingga pihaknya sangat menyambut baik pelatihan e-commerce yang akan memberikan modal penting bagi pelaku usaha ke depannya. "Kita nanti berencana akan membuka marketplace (tempat berjualan) yang semuanya berasal dari elemen Muhammadiyah. Namanya apa belum tahu, Lapak Mu atau apa nanti akan dirundingkan," ujar dia.
Menurutnya, jika rintisan usaha tersebut bisa berjalan baik akan memberikan dampak yang positif khususnya penghuni panti asuhan. Pihaknya menargetkan, pada tahun 2018 ini pihaknya bisa membangun 'marketplace' untuk mewadahi pelaku usaha dari unsur Muhammadiyah tersebut. "Karena dengan berjualan online, mereka akan menjadi lebih mandiri. Karena hanya mengandalkan dari honor mengabdi di sini saja tidak akan cukup," ujarnya.
© 2026 PAKYM Surakarta - All RIghts Reserved